Iklan Billboard 970x250

Khutbah Jumat Hari Santri Nasional 2019

Iklan 728x90

Khutbah Jumat Hari Santri Nasional 2019

Assalamu'alaikum Warahmatullah, Wabarakatuh. 

kita bersama telah melewati perayaan nasional berupa hari santri, pada kali ini penulis akan menyampaikan contoh khutbah hari santri. inti poin dari teks khutbah hari santri ini berupa hikmah menjadi santri, ayat al-qur'an yang membahas santri dan pahala yang didapatkan, dan akan disertakan dalil hadis yang membahas tentang santri. mari kita simak khutbah jumat hari santri nasional.


Khutbah Jumat Hari santri nasional 2019

Khutbah Jumat Hari Santri Nasional 2019

-Khutbah Pertama

- الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِ، عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ.
-  أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ وَ لَا رَسُوْلَ بَعْدَهُ.
- أللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
-  فَيَاأَيُّهَا الحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَ نَفْسِى بِتَقْوَى اللهِ وَ طَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.
-وقال الله تعالى، يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ.
أما بعد.
-Isi Khutbah

Hadirin jama’ah khutbah hari santri yang berbahagia
Tanggal 22 oktober telah kita saksikan bersama hari santri, namun apakah jamaah tau apa itu santri?, seorang yang sedang menempuh ilmu, dan berakhak dengan ilmu tersebut dapat dinamakan santri.
Allah telah berfirman dalam al-Qur’an, Surat al-Mujadalah, ayat 11
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمان الرحيم
يٰاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ – (١١)

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Hadirin jama’ah khutbah jumat hari santri yang berbahagia

Allah telah menjanjikan akan diangkatnya derajat orang yang menuntut ilmu. Dari ayat ini dapat dipahami bahwa orang-orang yang mempunyai derajat yang paling tinggi di sisi Allah ialah orang yang beriman dan berilmu. Ilmunya itu diamalkan sesuai dengan yang diperintahkan Allah dan rasul-Nya. Sehingga terciptalah akhlak mulia.

Dalam tafsir al-Maraghi dijelaskan, Allah mengangkat orang-orang mukmin dengan sebab ketaqwaannya (menjalankan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan larangan-larangannya), dan Allah pula mengangkat ulama yang masuk kategori mukmin dengan kemuliyaan yang banyak berupa pahala dan martabat keridhoan Allah.

Hadirin jama’ah khutbah tentang hari santri rahimakumullah.

Begitu mulianya menjadi santri (penuntut ilmu), hingga kita semua orang muslim diwajibkan untuk menuntut ilmu, nabi Muhammad SAW bersabda   :

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ شِنْظِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ  (رواه ابن مجاح)

“Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Sulaiman berkata, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Syinzhir dari Muhammad bin Sirin dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Dan orang yang meletakkan ilmu bukan pada ahlinya, seperti seorang yang mengalungkan mutiara, intan dan emas ke leher babi (Hadis riwayat, Imam Ibnu Majah).”

Hadirin jama’ah khutbah jumat hari santri nasional yang berbahagia.

Dalam hadis nabi yang diriwayatkan imam ibnu majah, menerangkan kewajiban bagi setiap muslim untuk menuntut ilmu yakni ilmu-ilmu agama seperti tata cara sholat, hukum-hukum zakat, rukun-rukun islam, dan ajaran-ajaran agama lainya karena kita tidak mungkin bisa contohnya melakukan sholat tanpa mengetahui gerakan-gerakan dan bacaan-bacaannya.

Hadirin jamaah khutbah hari santri rahimakumullah.

Beberapa hikmah diwajibkannya kita untuk menjadi santri yakni penuntut ilmu, diantaranya adalah untuk melestarikan ilmu-ilmu agama, menjunjung tinggi ajaran agama serta menjadi pewaris dari para ulama. Sebab, salah satu cara Allah mencabut ilmu dari manusia ialah dengan mewafatkan ahli-ahli ilmu yakni ulama, nabi Muhammad SAW bersabda:

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا (رواه بخاري)

“Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abu Uwais berkata, telah menceritakan kepadaku Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari bapaknya dari Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama hingga bila sudah tidak tersisa ulama maka manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh, ketika mereka ditanya mereka berfatwa tanpa ilmu, mereka sesat dan menyesatkan". Berkata Al Firabri Telah menceritakan kepada kami 'Abbas berkata, Telah menceritakan kepada kami Qutaibah Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Hisyam seperti ini juga.”

Hadirin jamaah khutbah hari santri rahimakumullah.

Kesimpulan pada khutbah jumat hari santri ini, marilah kita selalu berlomba-lomba menjadi lebih baik dari hari ke hari, menjadi lebih baik dalam ketaqwaan kepada Allah SWT, dan tak lupa pula ilmu-ilmu yang kita dapati kian bertambah-bertambah tiap hari serta bermanfaat bagi kita, sehingga dapat diamalkan dengan sebaik-baiknya.

بارك الله لي ولكم في القرأن الكريم، ونفعنا بما فيه من الأيات والذكر الحكيم، 
وتقبل الله منا تلاوته إنههو السميع العليم، أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم،
ولسائر المسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

-Khutbah ke 2

- الحمد لله رب العالمين نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور 
أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلله فلا هادي له.
 - أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله لا نبي بعده.
 - أللهم صل وسلم على سيدنا محمد، وعلى أله وأصحابه ومن دعا بدعوته، 
وسن بسنته ،وجهد في سبيله، وتبِعه بإحسان إلى يوم لقاء ربه.
 - فياأيها المسلمون المحبوبون اتقوا الله كما قال تعالى ياأيها الذين أمنوا اتقوا الله وقولوا قولا سديدا.
 - قال الله تعالى في كتابه الكريم يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ.
 - وقال أيضا في أية أخرى، إِنَّ اللَّه وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِي يَا أَيهُّا الَّذِينَ آمَنُوا، صَلُّوا 
عَلَيْهِ وَسَلّمُوا تَسْلِيمًا، أللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد كما صليت على سيدنا                                 
إبراهيم وعلى أل سيدنا إبراهيم وبارك على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد كما باركت على
سيدنا إبراهيم وعلى أل سيدنا إبراهيم، في العالمين إنك حميد مجيد، وعن كل الصحابة والقرابة 
والتابعين وتابع التابعين وتابعهم بإحسان إلى يوم الدين.
 - اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات،               
ويا قاضي الحاجات،ربّنا تقبّل منّا صلاتنا وصيامنا وقرباتنا وتمّم تقصيرنا يا الله يا ربّ العالمين، رَبنَّا آتِنَا فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْأخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عباد الله إن الله يأمركم بالعدل والْحسان، وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي،
يعظكم لعلكم تذكرون، فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، واسئلوه من فضله يُعطكم،
ولذكر الله أكبر والله يعلم ما تصنعون.
أقم الصلاة.

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Iklan Tengah Post